pengendalian OPT kopi

warning: Parameter 1 to phptemplate_node_submitted() expected to be a reference, value given in /var/www/html/epetanibaru/includes/theme.inc on line 669.

hama PBKo

Pengendalian Penggerek Buah Kopi (PBKo)

  • Mekanis
    1. Petik bubuk
      • Petik bubuk, yaitu memetik semua buah-buah yang berlubang dan dilakukan setidak-tidaknya setiap bulan sekali.
      • Seluruh buah (yang terserang) dikumpulkan terus dimusnahkan dengan cara dibenamkan, atau dibakar, sedangkan buah-buah yang masih bisa dimanfaatkan perlu direndam pada air panas selama 5 menit.
  1. Racutan/Rampasan

Merupakan tindakan memetik semua buah kopi yang berukuran lebih dari 5 mm yang masih berada di pohon pada akhir panen. Tindakan ini bertujuan untuk memutus siklus hidup PBKo.

 

  1. Lelesan
  2. Lelesan, yaitu mengambil semua buah-buah yang telah gugur dan dikumpulkan.
  3. Buah-buah yang telah terkumpul terus dimusnahkan seperti pada tindakan petik bubuk dan rampasan. Tindakan lelesan juga bisa dilakukan bersama-sama dengan petik bubuk dan rampasan. Lelesan bertujuan untuk memutus siklus hidup hama PBKo. Bila ke 3 cara tersebut dipadukan akan membantu menekan serangan hama ini. Pengaturan naungan mempengaruhi perkembangan hama PBKo, naungan lebih lembab akan memperbesar intensitas serangan.

 

  • Biologis
  • Penggunaan  musuh alami terutama untuk kebun kopi yang mempunyai kriteria sebagai berikut :

 

  • Untuk intensitas serangan £5%, dikendalikan menggunakan cendawan Beauveria bassiana.
  • Daerah yang mempunyai kelembaban cukup tinggi, yaitu terutama diatas 80% dan temperatur ± 25 ºC.

 

  • Tanda Serangan Beauveria bassiana  pada buah kopi.

●   PBKo instar larva, pupa maupun yang dewasa dapat diserangnya.

●   PBKo yang terserang cendawan akan mati dan permukaan tubuhnya berwarna putih seperti kapas.

●  Pada permukaan lubang gerekan pada buah tampak berwarna putih yang merupakan kumpulan miselia.